PERJALANANKU MENGENAL INTERNET

Internet kata yang tentunya gak asing lagi bagi para blogger. So pasti dong kita punya sejarah yang tak terlupakan ketika kita pertama kali mengakses internet. Begitu juga dengan aku, seorang remaja dari tiga bersaudara. Aku tinggal di sebuah desa di kota Bireuen, Aceh. Kehidupan keluargaku pas-pasan, dimana ibuku yang menjadi tulang punggung keluarga sejak ayahku meninggal tahun 1999. Walaupun ekonomi kami pas-pasan segala yang menunjang pendidikan pasti ibuku selalu berusaha memenuhinya, walaupun harus mengumpulkan uang dulu. Nah aku akan menceritakan gimana sejarahnya aku kenal internet, yah walaupun sudah agak lupa.

Kota tempat tinggalku tergolong kecil. Jadi pengetahuan tentang teknologi sangat terbatas. Awal Januari 2006 mamaku membelikan komputer untuk kakakku. Saat itu aku kepingin banget pegang komputer. Walaupun klik aja gak tau yang mana, pokoknya GAPTEK b.g.t dech. Aku ingat banget waktu itu aku kelas 2 SMP dan kakakku kelas 2 SMA. Di SMPku belum ada pelajaran TIK (Teknologi, Informasi dan Komunikasi), tapi di SMA kakakku sudah ada, jadi kakakku bisalah yang namanya komputer, walaupun dia cuma bisa Microsoft Word dan Excel doang. Langsung aja aku minta diajarin. Setelah diajarin beberapa hari, akhirnya aku sudah bisa menggunakan Microsoft Word. Lama-lama bosan cuma pakai Ms. Word, akhirnya semua aplikasi yang terinstal aku buka satu persatu dan aku utak atik sendiri. Ada satu aplikasi yang membuatku takut, yaiu Internet Explorer. Kog waktu pertama aku buka langsung muncul “The Page Cannot Be Displayed.” Aku takut banget, aku kira komputer rusak gara-gara aku utak-atik. Saking takutnya komputer langsung aku matikan, hahaha ketawa aku kalau ingat peristiwa ni. Esoknya komputer aku hidupin lagi dan langsung aku buka Internet Explorer eeehh muncul lagi kayak kemaren, akhirnya aku SMS omku, kalau gx salah bunyi SMSnya gini, “Assalamu’alaikum om, om ramadhan da problem ne, kog setiap buka Internet Explorer muncul The Page Cannot Be Displayed? Apa yang salah ya om? Cz sebelumnya ada ramadhan utak-atik, kira-kira salahnya dimana ya om?”

Beberapa detik kemudian HPku berbunyi, rupanya omku langsung menelponku, langsung saja aku angkat. Omku menjelaskan kalau itu normal-normal aja, gak ada yang salah. “Internet Explorer itu membutuhkan sambungan internet, jadi kalau mau make internet Explorer harus langganan dulu” kata omku diseberang sana.

Aku cuma bilang “Oo gitu om, jadi itu gak ada yang salah.”

“Yup. Yaudah kalau ada masalah lagi telpon om langsung aja ya” kata omku menutup pembicaraan.

Aku lega mendengar penjelasan omku. Aku jadi penasaran apa itu yang namanya internet. Padahal saat itu aku sudah mempunyai Handphone yang sudah ada fitur internet dengan menggunakan GPRS. Dasarnya GAPTEK ya gak tau tu HP bisa dipake internetan. Karena penasaran aku tanyain ke kakakku, lhah dia gak tau juga internet itu gimana, katanya di sekolahnya belum ada internet. Akhirnya aku menanyakan ke semua kawan di kelasku, siapa yang tau internet. Yang sangat membuatku senang ada satu temanku yang tau internet dan dia pernah pakai internet. Aku seneng banget ada kawanku yang sudah tau internet, so aku bisa belajar dunk sama dia (hehe). Lalu aku menanyakan internet itu gimana seh? Dia mengatakan di internet itu kita bisa cari informasi apa aja, semua ada disitu. Wah asyik ni pikirku.

Lalu aku menanyakan gimana cara kita mengakses internet. “Di warnet” jawabnya singkat. “Warung internet?” sambungku. Dia hanya mengangguk. “Terus di kota kita dimana ada warnet?” tanyaku lagi. “Kayaknya di kota kita belum ada warnet” jawabnya.

Jaaah semangatku ambruk mendengar kata-katanya. Kawanku itu pernah menggunakan warnet waktu liburan di luar kota. Rasa pensarannya harus aku pendam. Sedih banget padahal udah penasaran banget. Yah apa boleh buat, memang kota kami masih ketinggalan banget. Tapi walaupun kata temenku di Bireuen kota kami tercinta belum ada warnet aku tetap terus mencari informasi. Beberapa bulan kemudian kami baru tahu sudah ada satu warnet di Bireuen, namanya yaitu Jeumpa Net, warnet ini berdiri 6 Januari 2006 dengan tarif Rp. 5.000/jam dengan kecepatan 128 Kbps (kalau sekarang warnet dengan kecepatan segitu kayaknya gak ada pengunjungnya). Namun karena banyak les di sekolah untuk persiapan naik kelas 3 akhirnya ku urungkan niatku untuk belajar internet dan fokus pada pelajaran.

Setelah ujian semester genap di kelas 2 ku lewati Alhamdulillah aku naik kelas. Di kelas 3 niatku untuk belajar internet muncul lagi, namun di sekolah kami telah dibuat les sore untuk menghadapi UAN. Lagi-lagi niatku tertunda. Belakangan aku baru tahu kalau kakakku juga penasaran sama yang namanya internet dan ingin mencobanya.

Desember 2006, aku, kakak dan adikku dititipkan di rumah nenekku sampai akhir Januari 2007, karena ibuku mau keluar daerah ada keperluan. Uang jajan kami selama kurang lebih dua bulan langsung sudah diberikan sebelum ibu berangkat. Jadi kami harus berhemat agar uang jajan kami cukup selama dua bulan. Pada bulan inilah aku dan kakakku akan ke warnet untuk belajar internet, walaupun uang jajan kami pas-pasan. Niat ini sudah terkunci di bulan itu, karena di bulan itu semua les-les sudah tidak ada lagi, karena beberapa hari lagi ujian semester ganjil. Beberapa hari sebelum ke warnet kakakku membeli dua buku tentang internet, yang satunya tentang dasar-dasar internet dan yang satunya lagi kumpulan alamat-alamat. Dari buku itulah aku belajar sedikit, setidaknya aku sudah mengerti gimana menggubakan Internet Explorer.

Di sekolah aku menceritakan niatku untuk ke warnet kepada 4 kawan akrabku, seingatku hari itu hari rabu, tanggalnya aku tidak ingat. Tak kusangka mereka berempat juga ingin ikut. Akhirnya kami memutuskan untuk pergi besoknya yaitu hari kamis.

Hari kamis bel tanda pulang berbunyi, sebelum pulang kami buat janji jam 15.00 on time sudah ada di warnet. Sampai di rumah aku menceritakan rencana kami ke warnet nanti sore. Buzzzz kakakku minta ikut juga. Jam 14.00 lewat aku dan kakakku standby di jalan menunggu mini bus. Akhirnya jam 15.00 lewat dikit aku sampai di warnet, langsung aku ambil Handphone ku untuk menghubungi kawan-kawanku yang lain. Rupanya mereka sudah ada di dalam dan sudah mulai ngerental. Langsung saja aku masuk. Di dalamnya ada 20 kamar kecil yang masing-masing sudah terpasang satu komputer lengkap. Aku mencari kamar kawanku dan kakakku mengambil kamar sendiri umtuk ngerental.

Alangkah terkejutnya aku melihat 4 kawanku cuma ngerental satu kamar yang hanya berukuran 1,5×1,5 m dengan satu komputer. Tanpa ada yang komando aku ikutan nimbrung di kamar mereka walaupun gak muat di dalam, di luar kamar pun jadi. Karena susah belajarnya, akhirnya aku rental satu kamar lagi biar lebih bebas belajarnya. Aku menemukan sebuah ruangan kosong dan aku langsung masuk kesitu.

Langsung saja aku mengarahkan pointer ke Internet Explorer. Windows Internet Explorer sudah terbuka, tapi bingung mau ketik alamat apa. Akhirnya aku ke kamar (ruangan) kakakku untuk minjem buku dasar-dasar internet. Akhirnya aku mengetik alamat http://www.google.com. Lama banget kutunggu baru mucul sebuah tampilan yang membuatku senang bukan main. Aku sudah bisa pakai internet sorakku dalam hati. Aku berpikir sejenak, aku mau cari apa ya di GOOGLE? Ah peduli amat yang penting aku sudah bisa internet (hahahhaa), langsuk aku mengklik tombol close. Lalu aku ingat di buku kakakku ada tertuliskan mIRC, katanya disana kita bisa kenalan dengan orang-orang di seluruh dunia. Lalu aku mencari aplikasi tersebut di komputer di depanku. Akhirnya aku menemukan mIRC dan langsung aku buka. Lalu aku ikuti petunjuk dibuku dan lalu aku konekkan. Kemudian muncul sebuah jendela baru untuk memasukkan channel, dengan sigap aku mengetikkan #Jakarta, karena penasaran aku gimana seh cara ngomong orang jakarta.

Lalu aku memilih beberapa orang yang ada di list, langsung aku ketikkan ASL PLS, seperti yang tertera di buku panduanku. Gak terasa sudah lebih dua jam aku di warnet, langsung saja aku tutup semua jendela yang terbuka. Lalu aku mengajak kakak dan kawan-kawanku untuk pulang.

Esok harinya muncul keinginan untuk ke warnet lagi, akhirnya aku pergi sendiri dan planning aku hari ini mau membuat email, hahaha jujur aku gak tahu untuk apa Email bagiku.akhirnya aku mengetikkan alamat http://mail.yahoo.com. Setelah klik-klik sesuai petunjuk di buku, lalu muncul sebuah form yang harus diisi. Lalu aku melengkapi semua kolom yang tersedia, lalu aku ikuti langkah berikutnya. Jreng Jreg Jreng !!!! Aku bersorak dalam hati “Hore aku sudah berhasil membuat sebuah Email.” Karena gak tau mau ngapain lagi akhirnya aku pulang.

Sampai di rumah aku menceritakan tentang proses registrasi Email tadi. Kakakku tertarik mendengarnya dan dia memaksa ku untuk mengajarinya dan menemaninya ke warnet. Besoknya aku dan kakakku langsung ke warnet dan aku membuatkan Emailnya. Setelah membuat Emailnya aku meminjam buku kakakku yang berisi kumpulan alamat. Langsung saja aku rental ruang lain dan mulai mengunjungi satu demi satu alamat yang tertera.

Setiap hari sepulang sekolang aku ke warnet dulu, namun tanpa kusadari uang jajanku sudah sangat sedikit. Untuk ke warnet lagi kayaknya gak mungkin lagi akhirnya. Mau gak mau aku harus puasa ke warnet bahkan di sekolah pun kadang-kadang aku tidak jajan. Akhir januari ibuku pulang, alhamdullillah aku bisa minta tambahan uang jajan, dan ibuku memberikannya. Hehe bisa ke warnet lagi deh.

Di pertengahan 2007 aku mengenal sebuah site komunitas yang sangat menarik perhatianku, yaitu CyberWAP Community yang alamatnya http://www.cyberwap.net. Di site itu ada sebuah fitur yang membuatku tetap exist disitu sampai sekarang, yaitu forumnya yang up to date. Dari forum itulah aku banyak belajar tentang dunia maya dan aku baru tau kalau kita bisa internetan menggunakan Handphone. Setelah belajar banyak dari foru itu muncul keinginananku untuk membuat mini site, akhirnya aku membuat sebuah wapsite sederhana walaupun tergolong jelek, ini wapsiteku http://siebzehn.hexat.com.

Sekarang warnet di kotaku sudah lumayan banyak, bahkan sudah ada hostspot-hostspot gartis. Di dunia maya aku mendapatkan banyak pengalaman menarik, dan saat ini internet sudah jadi kebutuhan primerku. Karena bagiku internet itu bagaikan makanan, jika sehari gak makan bisa sakit, begitu juga internet. Karena itu aku sekarang sudah berlangganan internet jadi tidak usah ke warnet lagi.

===SEKIAN===

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: