Archive for Desember, 2009

BloggerNgalam KOMUNITASNYA BLOGGER MALANG

Pasti dong anda pernah mendengar kabupaten Malang, yaitu sebuah kabupaten yang terletak di Jawa Timur. Malang merupakan kabupaten yang mempunyai luas wilayah terluas dari 37 kabupaten/kotamadya yang ada di Jawa Timur. Luas wilayahnya yaitu 3.348 km2 atau sama dengan 334.800 Ha (sumber: www.malangkab.go.id). Kalah banget kabupatenku Bireuen yang hanya mempunyai luas wilayah 190.120 Ha. Yah maklumlah kabupaten kecil.

Malang mempunyai sebuah komunitas bagi para bloggernya, yang diberi nama “BloggerNgalam” dan beralamat di www.bloggerngalam.com. Komunitas ini diresmikan 29 Desember 2007, jadi hari selasa 29 Desember 2009 kemarin BloggerNgalam genap berumur 2 tahun. Dalam usianya yang masih sebesar biji jagung, BloggerNgalam telah banyak mengadakan berbagai kegiatan online maupun offline. Salah satunya yang sedang aku ikuti ini, yaitu Festival Blog atau BlogFest 2009. Festival Blog ini diadakan secara online dalam rangka 2 tahunnya BloggerNgalam, yaitu dengan menuliskan sebuah artikel dengan tema “Kota Malang” di blog masing-masing peserta. Semua blogger dari berbagai daerah dan golongan boleh ikutan, seperti aku anggota dari komunitas Awak Blogger Bireuen dan Aceh Blogger. Suatu kehormatan bagiku diizinkan untuk ikutan. BlogFest ini merupakan yang kedua kalinya diadakan oleh BloggerNgalam.

Dalam kegiatan sosial, BloggerNgalam juga ikut berpartisipasi. Salah satunya saat terjadinya musibah Gempa di Padang 30 September 2009. BloggerNgalam menyumbangkan sedikit rejeki mereka untuk meringankan beban korban gempa. Dalam kasus Ibu Prita Mulyasari, BloggerNgalam sangat mendukung beliau dan membuat 10 pernyataan mereka dalam postingan “Pernyataan Sikap Bloggerngalam Terhadap Proses Hukum Prita Mulyasari” di www.bloggerngalam.com, bener-bener salut aku. Sikap-sikap kemanusian seperti ini harus tetap dipertahankan dan ditingkatkan.

Selamat Ulang Tahun yang kedua untuk BloggerNgalam. Semoga komunitas dan para anggota BloggerNgalam makin sukses. Terus tingkatkan blogging dan lanjutkan kegiatan-kegiatan positif kalian. Dan jangan lupa jalin silaturrahmi yang baik dengan blogger-blogger lain. Salam hangat untuk BloggerNgalam semoga kita dapat menjalin silaturrahmi yang baik walaupun berbeda suku dan adat.

NEGARA KORUPTOR

Seekor tikus berdasi
Duduk dengan manisnya di kursi raja
Dengan perut buncit
Yang tak tau darimana isinya

Sang pengadil
Tak lagi jadi pengadil
Meja hijau jadi tempat berbisnis
Hukum kini jadi media berbisnis
Inilah wajah Indonesia

Kelinci putih
Hanya bisa berdiam
Tak bisa berkata
Tak bisa berbicara
Tak bisa berbuat
Hanya pasrah menunggu keajaiban

Dalam hati sang kelinci berbisik
“Hai para tikus berdasi”
“Sadarkah engkau telah menelan hak kami”

Wahai para tikus berdasi
Belum sadarkah engkau
Menghancurkan negeri ini perlahan
Bagaimanakah nasib negeri ini kemudian hari?
Apakah pemimpin-pemimpin negeri ini harus di up-grade atau di down-grade?
Agar Indonesia terbebas dari kutukan korupsi

=======================

Puisi ini aku buat untuk tugas Bahasa Indonesia, membuat dan mendeklarasikan puisi tanggal 15 Desember 2009.

ANDAI AKU JADI MENKOMINFO

Di abad ke-21 ini, perkembangan teknologi semakin maju. Indonesia masih harus mengejar ketinggalannya dengan negara-negara lain. Dalam hal ini campur tangan pemerintah sangat diperlukan, terutama Departemen Komunikasi dan Informatika (Depkominfo) yang dipimpin oleh seorang Menteri. Karena Depkominfo memegang peranan yang sangat penting dalam perkembangan Informatika dan Teknologi (IT) di Indonesia. Maka dari itu seorang Menteri Komunikasi dan Informatika atau yang biasa disebut Menkominfo haruslah orang yang mempunyai wawasan yang tinggi dan selalu mengikuti perkembangan teknologi, agar bangsa kita dapat mengejar ketertinggalannya.
Seandainya saja aku jadi Menkominfo? Apa ya yang akan aku lakukan? Pemikiran itu tiba-tiba terlintas dibenakku saat membaca sebuah informasi lomba menulis “Kalo Kamu Jadi Menkominfo” di sebuah blog. Langsung saja keinginanku aku tuangkan disecarik kertas.
Jika aku jadi Menkominfo yang paling utama sekali yang akan aku lakukan saat ini yaitu mengusulkan sekaligus mufakat untuk merevisi UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) Pasal 27 ayat (3), yang bunyinya: “Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik.” Menurutku ayat ini terlalu luas pembahasannya, sehingga menimbulkan banyak kontraversi dari berbagai kalangan. Secara tidak langsung ayat ini telah menggembok ruang ekspresi dan menulis. Muncul rasa takut untuk menuangkan ide-ide untuk menulis, misalnya saja seorang blogger ingin mengkritik/memberikan saran kekurangan suatu produk melalui tulisannya, akan tetapi kritikannya bersifat membangun dengan harapan produk tersebut dapat lebih baik dan sama sekali kritikannya tidak menjelek-jelekkan nama produk itu. Tapi sang empunya menuntut blogger itu dengan tudingan pencemaran nama baik. Jadi bagaimana dengan media televisi yang menggosipkan para artis? Padahal jika kita melihat ayat tersebut wajib dikenakan sanksi. Nah menurut aku pribadi ayat ini harus direvisi.
Langkah yang selanjutkan, aku akan membuat peraturan untuk Sekolah Menengah Atas (SMA) wajib menggunakan laptop atau sekurang-kurangnya smartphone untuk menunjang kegiatan belajar mengajar. Laptop atau smartphone tersebut dapat digunakan sebagai buku catatan dan sekaligus buku pelajaran yang dapat didownload secara gratis yang telah disediakan di situs resmi dinas pendidikan. Untuk itu siswa dapat menghemat biaya pendidikan dalam hal membeli buku. Kemudian dengan laptop atau smartphone tersebut siswa juga dapat menggunakannya untuk browsing internet untuk mencari materi-materi pelajaran. Jadi siswa hanya mengeluarkan biaya sekali untuk membeli laptop atau smartphone. Jika ada siswa yang tidak mampu untuk memiliki perangkat tersebut, pemerintah akan turun tangan yaitu memberikan secara gratis kepada siswa itu atau jika memungkinkan semua siswa akan diberikan gratis seperti yang dilakukan sekolah Gumley House Convent School di London. Untuk lebih menunjang program itu di setiap sekolah akan disediakan hotspot gratis yang dapat digunakan untuk menjelajah dunia maya untuk mencari materi pelajaran. Yang tak kalah pentingnya yaitu menerapkan peraturan kepada ISP (Internet Service Provider) atau operator seluler untuk memangkas tarif kepada pelajar dan mahasiswa. Yaitu dengan menerapkan diskon atau tarif khusus yang sesuai dengan kantong pelajar.
Kemudian membuat situs khusus untuk pelajar yang resmi dari Depkominfo. Yang mana situs tersebut dilengkapi dengan forum, agar mereka bisa saling berinteraksi antar pelajar dari berbagai daerah. Dan membuat sebuah komunitas blogger pelajar dan umum yang resmi juga tentunya untuk mereka para blogger Indonesia.
Planningku yang terakhir akan aku buatkan forum dunia maya untuk masyarakat Indonesia untuk dapat berkonsultasi dan menyumbangkan ide-idenya kepada Depkominfo khususnya Menkominfo agar mengetahui apa yang dibutuhkan masyarakat.
Hanya itu planning yang pertama sekali ingin aku gerakkan. Mudah-mudahan planning-planningku dapat bermanfaat untuk masyarakat Republik Indonesia.

===The End==

Laporan Skor Futsal

Laporan skor kekalahan yang berhasil kami dapatkan dalam 3 pertandingan.
1. Kelas X tahun 2007, skor: 2-2 (kalah di pinalty 2-0)
2. Kelas XI tahun 2008, skor: 2-3
3. Kelas XII tahun 2009 tanggal 17 desember jam 15.00, skor: 1-1 (kalah di pinalty 2-0)

TETAP SEMANGAT XII IPA A,, YyEeacCHh…!!!

Tiga Kekalahan Beruntun

Selama tiga tahun kami di SMA Negeri 1 Bireuen, dari pertandingan futsal pertama di kelas X sampai terakhir kelas XII kami KALAH. Tiga pertandingan dalam tiga tahun KALAH TOTAL… Pertandingan tadi sore (baca postingan sebelumnya) menciptakan skor 1-1, dan sama seperti kelas X dulu, kalah di pinalty. Kekalahan kali ini sungguh sangat mengharukan, cewek-cewek kelas kami ada yang nangis karena ini merupakan pertandingan terakhir kami, karena kami sudah kelas 3 dan akan segera berpisah tentunya. Inilah yang membuat kami sangat sedih. Kejadian hari ini memang sangat menyakitkan, dari pertama kami datang ke lapangan eeh malah dituduh menghilangkan bola oleh panitia, padahal kami gak pegang pun bolanya bahkan lihat aja enggak. Trus di pertandingan dapat skor sama 1-1. Trus pinalty hasilnya KALAH TOTAL.. Yang parahnya lagi Tiara kawan sekelas kami kena bola pas di kacamatanya, dan kacanya sebelah kiri pecah, so serpihannya masuk ke matanya. Langsung deh dia dilarikan ke rumah sakit. Jadi kami magrib baru pulang. Wah bener-bener dan bener banget hari ini. Pantang menyerah XII IPA A, YyEeacCHh…!!!

Lagu XII IPA A (2)

Hari ini kutinggalkan pekerjaan
Siap-siap tuk nonton pertandingan
Orang bilang aku sudah kesurupan
Demi IPA A apapun ku lakukan
IPA A…IPA A…OO..OO
IPA A…IPA A…OO..OO
IPA A…IPA A…OO..OO
IPA A…IPA A…OO..OO

Dukung XII IPA A

Hari ini jam 15.00 WIB kami dari kelas XII IPA A akan bermain futsal melawan kelas XI IPA A. Pertandingan ini diadakan oleh OSIS tiap tahunnya. Kelas X dulu kami kalah melawan abang-abang XI IPA A dengan scor 2-2 (kalah pinalty). Saat itu mungkin kekalahan kami disebabkan banyak faktor, pemain kami hanya 7 orang dikarenakan siswa laki-laki dikelas kami cuma 6 orang dan 1 orang lagi disewa dari kelas lain, dan aku sendiri tidak bisa dan gak ngerti football, gara-gara gak cukup pemain terpaksa deh aku main. Sedangkan pemain yang dibutuhkan 8 orang, dengan hanya beranggotakan 7 orang melawan 8 orang kami berhasil meraih skor 2 sama, yah lumayanlah. Terus waktu kelas XI kami kalah juga hehe, dengan skor 3-2. Tahun ini kami sudah mempersiapkan diri dengan matang melawan adik kelas XI IPA G. Mudah-mudahan kami menang, Amiin.. Dan para supporter (cewek-cewek kelas kami) telah mempersiapkan lagu-lagu untuk menambah semangat pemain. Ini salah satunya:

Tak kenal lelah
Pantang menyerah
Hadapilah lawanmu
Kami IPA-A
Takkan berhenti
IPA-A sampai mati

Ayo IPA-A maju bersama
Tunjukkanlah aksimu
Kami semua dukung IPA-A
IPA-A I Love You

=======================
Kawan-kawan semua do’ain kami ya…